Dear, My Self

 Dear perempuan hebat,

Are you okay? hihi

 

Today, adalah hari dimana kamu hadir

Hari dimana kamu menyapa dunia

Hari dimana tangis awal, senyum awal

Telah menjadi penguat sampai sekarang.

 

Di usia yang sudah tidak kecil lagi,

Penuh asa dan harapan yang tidak lagi sederhana

Aku hanya ingin menyapa diri.

 

Terimakasih,

Sudah kuat dalam melangkah

Sudah bertahan dalam gemerlap

Terus melangkah meski sering kali ingin menyerah.

 

Untuk diri yang sedang tumbuh dalam diam,

You’re so great, even though many things feel hard

Karena mampu yakinkan hati

Bahwa disetiap lelah, tangis

dan doa-doa riuh dalam sujud

Allah selalu mendengar dan menjawab

Lewat takdir paling baik yang Ia tetapkan.

 

Meski pelan, terimakasih ya

Sudah menyiapkan ruang ikhlas, sabar dan syukur yang sangat luas

Meski tidak mudah, terimakasih ya

Tidak pernah patah oleh hal-hal yang menyakitkan

Meski masih belajar, terimakasih banyak ya

sudah menjaga diri untuk tidak lagi berpacaran.

 

untuk diriku,

Maaf sering aku ajak memaklumi hal-hal yang sebenarnya membuatmu sakit

Maaf sering aku ajak pura-pura kuat saat pencapaianmu pernah gagal

Maaf sering aku ajak silent atas apa-apa yang tidak bisa kamu ceritakan.

 

Untuk diriku yang pernah luka karena cinta,

Semoga patah kemarin, menjadi penguat sampai akhir

Menemukan ulang arah, mengatur prioritas

Dan menjemput keridhoan Allah semata

Karena yang buruk sengaja Allah lepaskan

Agar yang baik punya tempat untuk datang.


Ya Allah, bismillah pada takdir yang tepat kelak

Engkau labuhkan hati ini dengan seseorang yang dekat dengan-Mu

Sehingga kedekatannya pada-Mu

Membuatnya mendekatiku dengan cara yang Engkau mau

Ya Allah, bismillah izinkan aku memperbaiki diri

Menata hati, membersihkan niat, dan menguatkan iman

Untuk menjadi versi terbaik sesuai syariat-Mu

Dari sini aku belajar,

Sakit hatiku ini Engkau izinkan hadir

Untuk menarikku kembali kejalan yang Engkau ridhoi

Dan menjaga diri, semata untuk mendapat ridho-Mu

Terimakasih Allah ku .

 

Dan untuk diriku sekali lagi,

Semoga tidak pernah menjadi penyebab seseorang berdoa sambil menangis

Dan semoga menjadi alasan seseorang untuk selalu tersenyum, bahagia, dan kuat.

 

Ya Allah, Berkahilah usiaku yang ke-22 tahun ini

jagalah selalu imanku, lembutkan hatiku, kuatkan langkahku, mudahkan urusanku, dan pertemukan aku dengan kebaikan-kebaikan yang Engkau ridhoi.

Selamat bertambah usia diriku, teruslah melangkah bersama Allah

 

Dan berdirinya aku sampai hari ini

bukan karena aku sendiri yang hebat

hanya berteduh diatas naungan-naungan ilahi

yang dipanjatkan melalui doa dan harapan ibu bapak.

 

Komentar